Text
BBN: Bahan Bakar Nabati: Bahan Bakar Alternatif dari Tumbuhan Sebagai Pengganti Minyak Bumi dan Gas
Ketika harga minyak melambung di atas 70 US dollar/barel, semua orang terhenyak seakan terbangun dari tidur yang panjang. Mereka pun berusaha membuka lembaran usang dari dokumen-dokumen mengenai energi alternatif untuk segera diimplementasikan sebagai pengganti bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini mendominasi kebutuhan energi. Penelitian mengenai energi alternatif, seperti energi angin, air, matahari, sampai gelombang air laut mulai dikembangkan kembali. Namun, semua itu ternyata belum bisa memberikan jawaban yang maksimal mengingat investasi yang diperlukan masih sangat mahal. Hal inilah yang membuat kita menoleh kepada sumber alam lain seperti tanaman untuk dijadikan alternatif penghasil energi.rnTerkait dengan pemanfaatan BBN, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono telah mengeluarkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2006 mengenai Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain. Presiden telah menginstruksikan kepada sejumlah menteri dan instansi pemerintah terkait (daerah atau pusat) untuk mengambil langkah-langkah untuk melaksanakan percepatan penyediaan dan pemanfaatn BBN (biofuel) sebagai bahan bakar lain.rnPada tanggal 24 Juli 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2006 mengenai Tim Nasional (Timnas) Pengembangan BBN untuk percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Salah satu tugas Timnas Pemanfaatan BBN adalah menyusun cetak biru (blue print) dan peta jalan (road map) pengembangan BBN. Blue print dan road map tersebut akan menjadi acuan bagi stakeholders untuk mewujudkan tujuan pengembangan BBN. Dalam jangka pendek, bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Sementara itu, dalam jangka panjang bisa menyediakan dan memanfaatkan biofuel dalam energi mix nasional.rnPada 29 Desember 2006 blue print pengembangan bahan bakar nabati untuk percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran periose 2006 - 2005 akhirnya selesai dirampungkan dan telah dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.rnBuku ini pada dasarnya merupakan eksplorasi dari blue print dan road map Tim Nasional Pemanfaatan BBN untuk percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Dengan demikian, diharapkan para stakeholders, baik pengusaha, investor (domestik dan asing), lembaga keuangan (bank maupun non bank), pemerintah (pusat dan daerah), BUMN, masyarakat, petani atau pekebun, serta konsumen dan pengguna bahan bakar turut ambil peranan sesuai porsi dan kompetensinya masing-masing. Dengan harapan bisa menjamin pasokan energi secara berkelanjutan sebagai bagian strategi ketahanan energi dan ketahanan nasional.rn
| 090101701 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain