Text
Rahasia sukses bertanam sayuran di Pekarangan
Membudidayakan tanaman sayuran di pekarangan memiliki peranan strategis untuk meningkatkan keanekaragaman pola konsumsi pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Dengan bertanam sayuran di pekarangan rumah diharapkan bisa merangsang masyarakat untuk membiasakan diri mengkonsumsi sayuran setiap hari sehingga mampu menaikkan tingkat konsumsi sayuran per kapita per tahun di Indonesia tanpa bergantung pada sayuran dari luar negeri. Menurut standar FAO (Food and Agriculture Organization), tingkat konsumsi sayuran per kapita di Indonesia masih tergolong rendah, sekitar 40,8 kg per tahun, sedangkan standar FAO sebesar 73 kg per kapita per tahun. Bahkan standar untuk Indonesia Sehat 91,25 kg per kapita per tahun.rnSelain itu, penanaman sayur di pekarangan akan bisa menciptakan taman sayur yang multifungsi. Di satu sisi tampilannya cukup memberikan kesan estetis dan ketika dipanen dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, bahkan jika jumlahnya cukup banyak bisa dijual yang akan memberikan keuntungan ekonomis. Manfaat lainnya, dengan taman sayur di pekarangan kita ikut mendukung gaya hidup hijau yang merupakan suatu usaha untuk mengatasi laju pemanasan global yang bisa kita mulai dari rumah kita.rnLantas bagaimana cara bertanam sayuran di pekarangan yang luasnya relatif sempit, apalagi di perkotaan?. Untuk menanam sayuran di pekarangan kita tidak boleh terpaku pada luasan lahan. Lahan sesempit apapun bisa dimanfaatkan untuk kegiatan penanaman sayuran. Misalnya dapat menggunakan metode budidaya vertikultur, yaitu budidaya tanaman secara bertingkat menggunakan wadah tanam dari pot, ember, polibag, pipa PVC, talang air, balok kayu, atau bambu dalam bentuk kerangka yang dibentuk sedemikian rupa ataupun pot yang disusun di atas rak bertingkat. Tujuan dibuat bukunini adalah untuk memberikan informasi dan solusi mengenai cara sukses bertanam sayuran di lahan yang sempit seperti di pekarangan rumah kita.rnBuku ini membahas tentang pentingnya sayuran untuk kesehatan, aneka jenis sayuran yang dapat ditanam di pekarangan, cara bertanam sayuran di lahan sempit secara konvensional (bertanam langsung pada tanah pekarangan) maupun dengan sistem pot tunggal, sistem horizontal dan sistem vertikal (vertikulultur) untuk mengatasi keterbatasan lahan pekarangan kita.rn
| 090101678 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain