Text
Ketel Uap
Pada masa pembangunan dewasa ini, kebutuhan akan daya di Indonesia hari demi hari makin meningkat. Usaha-usaha untuk memenuhinya dilakukan dengan berbagai maca cara, diantaranya dengan memanfaatkan sumber-sumber daya alamiah, seperti memanfaatkan aliran air ataupun air terjun. Namun memanfaatkan sumber daya air semacam ini sering kurang menguntungkan, mengingat jarak lokasi sumber daya air tersebut yang sering kali sangat jauh dari para pemakai daya. Contoh sumber daya air yang terdapat di Irian Jaya yang akan dimanfaatkan di pulau Jawa memberikan keterbatasan-keterbatasan yang sukar untuk diatasi.rnCara yang lain untuk memenuhi kebutuhan daya yang sangat meningkat tersebut ialah dengan mengkonversikan energi yang terkandung dalam bahan bakar konvensional menjadi daya yang dibutuhkan dalam pembangunan.rnPemanfaatan bahan bakar konvensional untuk dikonversikan menjadi daya yang dibutuhkan dalam pembangunan, dapat menggunakan mesin-mesin torak diesel ataupun turbin gas, untuk skala kecil ataupun skala sedang. Namun untuk konversi tenaga dengan skala besar dari bahan bakar konvensional menjadi daya yang dibutuhkan dalam pembangunan hanya dapat menggunakan kombinasi ketel uap dengan turbin uap.rnKurangnya literatur di bidang permesinan, khususnya dalam pengetahuan di bidang ketel uap, mendorong penulis memberanikan diri menulis buku ini. Buku ini sekadar pegangan sementara bagi para mahasiswa ataupun pembaca lainnya yang berminat, yang ingin tahu serba sedikit perihal ketel uap. Untuk memperdalam pengetahun di bidang ketel uap, dianjurkan kepada para pembaca untuk menambah bacaannya pada buku-buku lain yang ditulis lebih profesional oleh pengarang-pengarang yang lain.rn
| 090101044 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain