Text
Tekno Ekonomi Pusat Listrik Tenaga Nuklir
Lokakarya tekno-ekonomi PLTN yang diselenggarakan di Bandung mulai tanggal 30 Nopember dan berakhir pada tanggal 2 Desember 1977, bertepatan dengan ulang tahun ke-35 reaksi berantai nuklir pertama di Chicago oleh Enrico Fermi dan kawan-kawan, adalah yang ke-4 yang diselenggarakan dalam rangka kerjasama BATAN-PLN sejak tahun 1972.rnSegi ekonomi PLTN untuk pertama kali dibahas dalam seminar tekno ekonomi PLTN di Bandung pada tahun 1973. Sejak itu telah banyak terjadi peristiwa dan perkembangan di bidang energi pada umumnya dan dibidang nuklir pada khususnya yang telah menyebabkan perubahan-perubahan besar dan mendasar yang mempengaruhi tekno ekonomi PLTN. Diantaranya adalah pelipatgandaan harga minyak bumi oleh OPEC 1973-1974, pencobaan ledakan nuklir India, kenaikan harga uranium dalam tahun 1975, kebijaksanaan pemerintah Amerika Serikat untuk membatasi ekspor teknologi nuklir dan untuk menghentikan program pengolahan ulang dan pengembangan reaktor pembiak, dan lain-lain. Maka dirasakan perlu untuk sekali lagi mengkaji masalah tekno ekonomi PLTN, terutama menjelang dimulainya studi kelayakan pembangunan PLTN yang pertama di Indonesia dalam rangka pelaksanaan kerjasama pemerintah Republik Indonesia - pemerintah Republik India.rnDisadari sepenuhnya bahwa segi tekno ekonomi PLTN bersifat dinamik, artinya ia senantiasa mengalami perubahan-perubahan. Peristiwa-peristiwa terakhir seperti pengaruh dari pergolakan politik di Iran terhadap gejolak harga minyak bumi internasional, dan kecelakaan nuklir pada PLTN Three Mile Island di Harrisburg, kesemuanya membawa akibat-akibat yang mempengaruhi tekno ekonomi PLTN. Karena itu perlu kiranya segi tekno ekonomi PLTN ini secara terus menerus ditelaah dan disoroti sesuai perkembangan yang terjadi.rn
| 090101093 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain